Perjalanan

Situ Cileunca: Tempat Wisata Indah di Pengalengan.

Keindahan dan Pesona Alam Situ Cileunca

Situ Cileunca adalah salah satu tempat wisata favorit yang bisa dikunjungi di daerah Pengalengan Kabupaten Bandung Jawa Barat. Pada awal bulan September yang lalu, tepatnya hari sabtu tanggal 08 sampai dengan tanggal 10. Saya bersama keluarga kantor PT. Global Inti Corporatama mengunjungi Situ Cileunca dalam acara Family Gathring. Acara ini diselenggarakan di vila yang ada di sana.

Sabtu pagi saya sudah bangun dan menyiapkan segala perlengkapan untuk dibawa ke Family Gathring kantor. Rencana awal saya adalah berangkat dari rumah setelah salat zuhur tetapi, saya membaca grup wa kampus kalau ada masalah krs yang harus diselesaikan segera. Karena saya dan beberapa teman harus mengganti mata kuliah akibat kelas tidak memenuhi kuota.

Terpaksa sekitar jam 11 saya sudah berangkat ke kampus terlebih dahulu untuk mengurus krs. Hampir 1jam lebih urusan saya di kampus akhirnya selesai dan hp terus-terusan berbunyi. Ternyata sudah banyak pesan masuk di wa menanyakan kalau saya sudah berada di mana. Tidak terasa jam menunjukan pukul 13.30 wib dan saya masih berada di kampus.

Akhirnya dengan keadaan buru-buru saya langsung meluncur ke kantor yang berada tidak jauh dari kampus. Karena kampus tempat saya kuliah berada di Menteng dan kantor berada di daerah Jayakarta, tidak membutuhkan waktu lama untuk sampai ke kantor. Sesampainya di depan komplek kantor saya tidak langsung masuk, tetapi saya mampir ke mini market untuk membeli jajanan untuk di perjalanan.

Berangkat Dari Jakarta Menuju Situ Cileunca

Bus tayo merah (by Dayu Anggoro)

Setelah semua peserta trip Family Gathring berkumpul di bus, sekitar pukul 14.30an kami berangkat dari Jakarta menuju Bandung. Diiringi dengan doa terlebih dahulu agar perjalanan lancar sampai tujuan.  Seperti biasa, sebelum masuk tol sudah macet karena hari sabtu dan menjelang malam minggu. Keadaan jalan jadi ramai dipenuhi kendaraan.

Saat sudah masuk jalan tol pun masih macet ka arah cikarang, hal ini disebabkan oleh proyek LRT yang belum rampung. Oh ya, kami mampir keluar tol Bekasi Barat untuk menjemput Ibu Nelly (manager keuangan) beserta keluarganya. Mereka sudah menunggu di depan Living Plaza Bekasi. Lalu setelah menjemput keluarga Ibu Nel, kami melanjutkan perjalan ke Situ Cileunca Kabupaten Bandung.

Baca Juga : Blogger Vaganza: Cerita Di Balik Layar

Gunung Andong dan Pesona Alamnya yang Indah

Pendakian Gunung Merbabu Musim Panas

Pendakia Gunung Prau

Tiba di Situ Cileunca

Entah sudah berapa jam di perjalanan saya tertidur, sekitar jam 22.00 kami sudah sampai di vila Situ Cileunca. Hawa dingin bertemu angin serta deretan lampu kelap-kelip di depan vila menyambut kedatangan kami. Di bagian belakang, terdapat Situ atau danau yang jika di pandang saat malam banyak lampu yang menghias di sisinya. Saya menikmati suasana di tempat yang mirip dengan rumah pohon bersama beberapa teman.

Setelah merapikan barang di kamar masing-masing yang telah di bagikan. Saya dan beberapa teman seperti Adit, Bang Ucup, Bang Idris, Om Mike, sejenak menikmati malam di luar vila. Tidak lama kami langsung masuk ke kamar masing-masing untuk beristirahat, setelah menempuh perjalanan panjang dari Jakarta hingga ke Kabupaten Bandung.

Hari Pertama Family Gathring

Pagi hari tiba, mendengar alarm serta menerima telpon dari si dia untuk membangunkan saya agar segera solat subuh. Saya bergegas mandi dan solat subuh dengan penuh semangat lalu berjalan keluar untuk menikmati matahari terbit di sisian Situ Cileunca. Udara pagi yang sejuk dan pemandangan yang indah menambah semangat saya untuk beraktifitas hari ini.

Setelah puas menikmati matahari pagi dan indahnya pemandangan Situ Cileunca tidak lupa berswafoto. Saya dan teman-teman seperti Desy, Maya, Ella, dll, langsung menuju tempat makan untuk sarapan dan mengisi tenaga untuk aktifitas sepanjang hari. Tujuan pertama kami adalah outbound flying fox melewati Situ Cileunca, hal ini merupakan tantangan yang menyenangkan karena saya sangat suka flying fox.

Flying Fox dan Paintball di Situ Cileunca

Flying fox di situ cileunca
Bergaya saat flying fox

Dengan ketinggian tertentu dan melintasi Situ dengan pemandangan yang menyegarkan mata. Menambah rasa bahagia dalam Family Gathring kantor kami, setelah selesai flying fox acara selanjutnya adalah paintball. Dari tempat flying fox kami dijemput oleh mobil yang kalau di daerah saya si disebutnya omprengan, jarak antara tempat flying fox dengan tempat paintball lumayan memakan waktu sekitar 10menit.

Tempat paintball berada di hutan pinus yang rindang, ini pertama kalinya saya bermain paintball. Sebetulnya saya merasa aga ngeri ketika melihat permainan ini di tv, tetapi saya memberanikan diri untuk ikut bermain. Sebelum bermain ada satu masalah yang saya hadapi, karena ukuran kaca mata saya yang aga besar. Terpaksa saya harus melepasnya ketika memakai helm pelindung.

Hal ini karena saat memakai helm dan kaca mata sekaligus menjadi tidak muat, dan akhirnya saya terpaksa harus melepaskan kaca mata saya. Biarpun jarak pandang saya terganggu akibat kaca helm yang sedikit buram dan mata saya minus serta silinder. Namun tidak membuat semangat saya dan tim turun untuk bermain mengalahkan musuh.

Masing-masing tim terbagi atas 7 orang, tentunya tim saya dengan semangat 45 saat bertanding berhasil menang telak. Karena aturan permainan hanya memperebutkan bendera yang ada di tengah antara markas kami dan markas lawan. Pertarungan sengit dan penuh strategi tersaji dalam permainan. Setelah semua tim menyelesaikan permainan, akhirnya kami kembali lagi ke vila untuk istirahat makan siang.

Keliling Situ Dengan Perahu

Menaiki perahu di situ cileunca

Jam menunjukan sekitar pukul 14.00, kami semua melanjutkan kegiatan yaitu keliling Situ Cileunca dengan perahu yang sudah menunggu di tepian. Walau matahari sangat terik, tetapi hawa sejuk Bandung dan segarnya pemandangan tidak menyurutkan semangat kami. Keliling Situ Cileunca dengan perahu mengingatkan saya akan kampung halaman yang di depan rumah terdapat Sungai Musi.

Namun berbeda jika di Sungai Musi adalah dataran rendah ketika siang hari rasanya panas. Di Situ Cileunca meskipun siang terasa sejuk, karena Situ Cilenca sendiri berada di dataran tinggi. Tidak seperti di kampung saya yang dilewati oleh Sungai Musi yang mana tempatnya adalah dataran rendah. Setelah puas keliling Situ Cileunca dan hari menjelang petang, kami melakukan kegiatan berikutnya.

Rafting di Sungai

Rafting situ cileunca
Rafting situ cileunca

 

Kami sudah berada di pinggir Situ Cileunca dan memakai peralatan rafting, karena kegiatan berikutnya adalah rafting. Helm dan pelampung sudah kami pakai, dengan arahan instruktur, kami mulai latihan dengan mendayung perahu karet untuk sampai ke sungai tujuan.

Di lokasi, kami diberi instruksi kembali untuk beberapa aturan keselamatan saat di dalam perahu karet. Dan mulai lah kami semua satu persatu kelompok memasuki sungai yang arusnya lumayan deras. Saat kelompok saya mulai naik ke perahu karet, antara kegangan dan keseruan bercampur menjadi satu. Sebelumnya saya sempat membayangkan betapa takutnya untuk rafting di sungai.

Namun ternyata saya ketagihan dan merasa sangat seru saat berada di dalam perahu karet. Apalagi saat melewati air yang tiba-tiba menghantam seluruh badan kami, bukan teriakan takut yang keluar tetapi teriakan dan tawa kegembiraan kami semua yang ada di dalam perahu. Kami sempat mampir di tengah perjalanan rafting sekadar untuk membeli cemilan.

Setelah istirahat sebentar, satu persatu kelompok mulai menaiki perahu karet yang sudah bersiap untuk tantangan selanjutnya. Ada beberapa hal iseng yang kami lakukan ketika berpapasan dengan kelompok lain. Yaitu dengan menyirami kelompok yang berpapasan dengan kami dengan cipratan air. Hal inipun diikuti oleh beberapa kelompok, suatu hal yang menyenangkan dan menambah keseruan.

Setelah selesai acara rafting selesai, kami semua kembali ke vila karena hari sudah menjelang magrib. Sesampainya di vila kami semua mandi dan bersiap untuk solat dan makan malam, lalu dilanjut dengan acara game di Pendopo vila. Acara malam selain game adalah doorprize serta barbeque yang telah disiapkan oleh pihak vila. Malam yang dingin menjadi hangat dengan keseruan-keseruan acara malam.

Hari Kedua Family Gathring

Tidak terasa pagi tiba kembali, dan yang membuat saya semangat selain acara lanjutan dari Family Gathring hari terakhir ini. Adalah telpon dari si dia lagi untuk membangunkan saya solat subuh serta mandi, ah bahagia rasanya ada pemanis hidup. Okey kembali ke cerita, hari terakhir kami di vila Situ Cileunca sudah tiba. Tinggal satu tempat yang akan kami kunjungi sebelum kembali ke Jakarta.

Barusen hills
Barusen hills

Jam sudah menunjukan pukul 07.00 pagi, bus mulai berangkat ke tempat wisata terakhir yaitu Barusen Hills. Sebuah tempat wisata seperti taman bunga tetapi ada kolam renangnya juga adalah tempat tujuan terakhir kami selain tokoh oleh-oleh. Barusen Hills berada di daerah Ciwidey ini menurut saya adalah sebuah taman untuk yang suka spot-spot berswafoto.

Namun sayang, karena kami tiba saat matahari sudah terik. Menjadikan saya sedikit malas untuk menjelajahi tempat ini. Tidak begitu banyak yang menarik di tempat ini selain taman untuk selfie dan kolam renang. Sekitar pukul 13.00 kami semua kembali ke Jakarta untuk kembali pulang. Tidak lupa mampir ke tempat oleh-oleh khas Bandung untuk dibawa pulang.

~Terima kasih.

Tags
Show More

Related Articles

16 Comments

  1. Bandung banyak tempat wisata yang keren-keren ditambah udara yang sejuk dan akses yang bagus semakin menambah pesona tempat wisata nya, semoga nanti bisa berwisata ke sana, Amiin

  2. Masbro, judulnya kurang satu huruf. Apa karena grogi menjelang pertandingan MU lawan Juve hahaha…
    Kalau main paintball sepertinya saya juga punya masalah yang sama, karena harus lepas kacamata.

  3. Bandung dan sekitarnya asik dan seru-seru ya destinasi wisatanya. Komplit alias banyak pilihan.
    Yang paling saya suka ya raftingnya itu. Rafting di Situ Cileunca bikin kangen !!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close