Gaya HidupUlasan

Apa Saja Biang Masalah Kesuburan Pada Pria?

Masalah  kesuburan sering menjadi momok untuk pasangan suami istri yang baru atau yang sudah lama menikah. Seringkali wanita yang menjadi korban untuk disalahkan karena sulit untuk memiliki keturunan padahal, gak Cuma wanita aja lho, yang memiliki masalah kesuburan. Pria pun bisa banget memiliki masalah kesuburan dalam kehidupan berumah tangga.

Untuk itu, diartikel ini saya akan menulis pengalaman saya mengikuti kulwap atau singkatan dari Kuliah Whatsapp Bersama dr. Indra N.C Anwar, Sp. OG. Dari kulwap ini peserta dijelaskan tentang bagaimana bisa terjadi masalah kesuburan khususnya dari pihak pria, yuk langsung saja kita ke inti pembahasan artikel di paragraph selanjutnya, selamat menikmati bacaan di blog ini ya kawan.

Seperti kita ketahui, di masyarakat kita sepertinya sudah menjadi hal lumrah kalau sudah menikah harus memiliki anak. Bagi Sebagian pasangan suami istri cepat memiliki anak adalah salah satu tujuan dari berlangsungnya pernikahan.

Lalu ketika pasangan suami istri setelah menikah langsung mendapatkan keturunan dengan cepat, seperti ada kebanggaan atau gengsi tersendiri. (bukan cepat mendapat anak karena hamil di luar nikah lho yah, hehe) Lalu Kenapa begitu? Karena hal ini terjadi di lingkungan tempat saya tinggal bersama orangtua.

Padahal, ada juga sebagian besar pasangan suami istri yang baru menikah tidak mau terburu-buru untuk memiliki anak. Mereka memilih untuk menunda dengan menggunakan berbagai alat kontrasepsi, seperti beberapa teman istri saya, yang memang menunda untuk memiliki keturunan.

Salah? Menurut saya tidak, memutuskan untuk cepat atau lambat dalam membuat program kehamilan adalah hak setiap pasangan.

Baca Juga:

Okee lanjut

Memiliki anak adalah sebuah impian untuk semua pasangan yang baru atau sudah lama menikah. Begitu banyak program-program yang diikuti untuk mendapatkan keturunan. Tetapi, banyak kendala yang dihadapi oleh pasangan suami istri dalam melakukan program hamil.

Apa saja masalah dan kendala yang dihadapi pasangan dalam melakukan program kehamilan?

Masalah Kesuburan Adalah Momok Bagi Pasangan

Masalah kesuburan adalah salah satu momok bagi sebagian pasangan yang sudah lebih dari satu tahun menikah dan juga rutin berhubungan tanpa alat kontrasepsi tetapi belum juga medapatkan kehamilan. Masalah kesuburan inilah jika di masyarakat kita sering ditujukan atau disalahkan adalah kaum wanita, bukan kaum pria.

Mengapa saya berani berpendapat demikian? Sekali lagi saya jelaskan ini memang terjadi khususnya di lingkungan tempat saya dulu tinggal waktu itu dengan orangtua.

Padahal selain Wanita, Pria pun juga memiliki masalah kesuburan yang menjadi penyebab sulitnya untuk mendapatkan keturunan. Di dalam kulwap yang saya ikuti Bersama dr. Indra N.C Anwar, Sp. OG ada pertanyaan menarik menurut saya, seputar masalah kesuburan untuk mendapatkan kehamilan. Salah satu peserta menanyakan masalah tentang perokok aktif mau pun pasif.

Peserta tersebut menanyakan apakah perokok aktif bisa menyebabkan sulit punya anak termasuk perokok pasif?

Jawaban dari dr. Indra N.C Anwar, Sp. OG adalah merokok salah satu yang dapat mengganggu fungsi buah zakar, sehingga mengganggu fungsi sperma, apalagi perokok pasif, selama menghirup asap rokok bisa menjadi risiko terganggunya fungsi testis.

Jadi, perokok aktif mau pun pasif sangat mungkin untuk memiliki gangguan kesuburan. Apalagi di masyarakat kita ini begitu banyak orang yang menjadi perokok aktif. Sudah jelas dampaknya dalam kontribusi untuk masalah kesuburan.

Selain perokok aktif mau pun pasif, infeksi penyakit menular seksual akibat gaya hidup yang terlalu bebas saat belum menikah juga bisa menjadi faktor Pria mengalami gangguan kesuburan. Ada begitu banyak penyakit yang mengerikan dan bisa menggagu Kesehatan juga. Seperti HIV, Gonore, dan Sifilis.

Penyakit-penyakit tersebut selain mengganggu kesuburan juga bisa mengganggu kesehatan juga lho.

Untuk itu membiasakan gaya hidup sehat adalah salah satu cara untuk mengatasi masalah kesuburan. Olahraga, menjaga pola makan, menjaga pola tidur, dan lain sebagainya agar bisa mencegah dari risiko-risiko yang tidak diinginkan.

Jika dirasa sudah lama berumahtangga tetapi belum memiliki keturunan, sebaiknya bisa didiskusikan terlebih dahulu untuk memerika ke dokter antara pihak suami atau istri bagaimana baiknya.

~Terima kasih

Dayu Anggoro

Assalamualaikum, hai hai saya Dayu Anggoro, seorang penyandang disabilitas yang memiliki hobi membaca novel, jalan-jalan, kulineran, dan menulis. Selamat menikmati artikel di blog ini, semoga bisa bermanfaat untuk kalian yang membacanya.

Related Articles

One Comment

  1. masalah rokok nih biasanya yang menjadi biang kerok masalah kesuburan pria yaaa, dan biasanya pria yang punya riwayat diabetes juga pengaruh tuh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button