AcaraUlasan

Kriyanusa 2019, Pameran Kerajinan Lokal Terbesar di Indonesia

#Kriyanusa2019

Pada tanggal 9 September 2019 kemarin, tepatnya hari senin di minggu kedua bulan ke-9. Saya dan teman-teman Blogger Crony menghadiri acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Dewan Kerajinan Nasional. Bertempat di Kembang Goela Restoran, Ruang Sedap Malam daerah Bendungan Hilir.

Acara Temu Netizen Kriyanusa 2019 ini bertujuan untuk mempublikasikan kepada masyarakat tentang pameran kriyanusa 2019. Dalam acara yang bertajuk diskusi santai tersebut menghadirkan pembicara-pembicara yang berkompeten loh kawan. Lalu pembicara dalam acara Temu Netizen Kriyanusa 2019 ini juga turut serta mensukseskan pameran Kriyanusa 2019.

Kriyanusa 2019
Sumber: BCC Squad

Beberapa pembicara yang hadir antara lain pertama Bapak Widodo Muktiyo (Direktur Jendral Informasi dan Komunikasi Publik kemkominfo RI). Lalu ada Ibu Euis Saedah (Sekretaris Jendral Dekranas), Ibu Triana Rudiantara (Ketua Bidang Humas, Promosi, dan Publikasi Kriyanusa). Dan terakhir ada Ibu Septriana Tangkary (Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Kemaritiman Kemkominfo RI).

Apa Itu Kriyanusa 2019?

pembukaan kriyanusa 2019
Sumber : BCC Squad

Nah jadi… apasih Kriyanusa itu, hayo ada yang sudah tau dan sudah pernah dengar belum tentang apa itu #Kriyanusa2019. Sejujurnya si saya juga baru tahu di acara Temu Netizen tentang apa itu kriyanusa. Nah jadi Kriyanusa 2019 adalah pameran kerajinan yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).

Lalu tujuan dari pameran #Kriyanusa2019  adalah untuk mempromosikan dari kerajinan-kerajinan lokal terbaik karya anak bangsa. Selain itu juga dalam pameran ini, bertujuan untuk menjadi wadah promosi produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaan Dekranas yang ada di seluruh Indonesia loh kawan.

Tema yang diangkat dalam acara ini adalah “Peningkatan Daya Saing Produk Kerajinan Melalui Pengembangan Kreatifitas & Kewirausahaan”. Dan ikon yang diusung dari daerah Sumatera Barat dengan mengangkat “Pucuk Rabuang”. Nah “Pucuk Rabuang” itu melambangkan “Mulia di usia muda, lebih lagi di usia dewasa”.

Tujuan Dari Tema Kriyanusa 2019

Produk kriyanusa 2019
Sumber : BCC Squad

Dari tema yang diusung tersebut sangat menarik untuk saya kenapa? Karena di era digitalisasi saat ini kita memang harus bisa bersaing ketat. Terutama dalam bidang wirausaha, saya rasa para UMKM binaan Dekranas mampu menembusa pasar Internasional dengan produk-produk unggulan hasil kerajinan mereka.

e-commers adalah salah satu senjata ampuh bagi para UMKM mengembangkan produk-produk kerajinan. Akhir-akhirn ini saja produk kerajinan seperti kain etnik sangat digandrungi kaum milenial loh kawan. Kawan-kawan saya yang hobi naik gunung atau travelling ke suatu daerah sering membawa kain etnik untuk dipakai berswafoto atau pun menghangatkan badan.

Tentunya dengan minat kaum milenial menggandrungi kerajinan-kerajinan nusantara akan membantu perekonomian kita. Karena untuk tampil modis tidak harus selalu memakai barang branded mahal buatan luar negeri. Memakai outfit dengan kain etnik atau pun kain tenun dan dipadukan dengan pakaian kekinian pasti keren.

Dengan begitu bisa menambah penampilan semakin luar biasa, karena produk-produk lokal itu banyak sekali yang kulitasnya setara dengan produk luar. Dan hendaknya sebagai anak muda kita harus terus menjaga warisan kebudayaan nusantara yang sangat berharag ini. Tidak perlu malu tampil dengan memakai outfit yang dipadukan dengan kerajinan nusantara bukan.

Dalam era revolusi industri 4.0 ini harusnya produk kerajinan nusantara sudah bisa bersaing di pasar global. Apalagi semakin berkembangnya teknologi. Untuk memasarkan produk kerajinan lokal sangat mudah hanya dari genggaman handphone. Para pengrajin lokal mampu memasarkan produknya ke masyarakat luas.

Hal ini tentunya bisa mendorong perekonomian mereka, jadi tidak hanya mengandalkan wisatawan yang berkunjung ke daerah pengrajin lokal dan membeli produknya. Namun pengrajin lokal bisa mengembangkan sayapnya untuk memasarkan produk yang mereka buat ke pasar nasional bahkan hingga internasional.

Ibu Triana Rudiantara Ajak Masyarakat Untuk Datang Ke Kriyanusa 2019

Kriyanusa diskusi

Maka dari itu, Ketua Bidang Humas, Promosi, dan Publikasi Kriyanusa 2019. Ibu Triana Rudiantara mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bisa datang ke acara pameran Kriyanusa 2019. Satu lagi yang perlu kalian ketahui tentang acara ini, biaya masuknya gratisss cuy. Ahahaha biasanya kalian suka kannn dengan yang gratisan hehehe.

“Melalui pameran Kriyanusa 2019, Dekranas ingin memberikan ruang bagi perajin Indonesia untuk memperkenalkan produk-produk unggulannya hasil kerajinan daerah ke masyarakat yang lebih luas,” Ujar Ibu  Triana Rudiantara.

Nah untuk kalian yang penasaran kapan dan di mana Kriyanusa 2019 ini digelar. Langsung datang saja ke Balai Kartini tanggal 11 – 15 September 2019.

~Terima kasih

Tags
Show More

Related Articles

23 Comments

  1. Konsep pemerintah keren yaitu membantu untuk memasarkan berbagai macam kerajinan tangan masyarakat Indonesia. Saya nggak tahu, apakah memilih tempat seperti Balai Kartini bisa menjadi lokasi yang “akrab” dengan masyarakat umum, semisal masyarakat kelas bawah. Tapi kalau pemerintah punya target pasar, misal kelas menengah ke atas, ya nggak masalah. Itu malah sangat bagus. Toh daya beli banyak didominasi masyarakat di kelas itu.

    Tapi sayang acaranya sudah lewat , jadi saya nggak bisa datang…. Hehehehehe

  2. Kriya Nusa sempat Hadi bahan omongan di kalangan blogger nih, banyak Yang udah mampir kesana. Akupun kesana tapi tahun lalu, hehe berhalangan tahun ini. Kriya NusA wadahnya para UMKM utk lebih memproduksi produk2 mereka

  3. Kalau di Bali even begini biasanay diselenggarakan di GWK cuman sayang kadang kurang sosialisasi.
    Pdahal keren banget menambah banyak pengetahuan kita tentang kekayaan nusantara.

  4. Acaranya gimana kak? seru nggak? mau datang cuma udah lewat tanggalnya 🙁 Agak sedih sih, baru tau kalau ada sebagus kaya gini.

  5. Ini salah satu program pemerintah yang menurut saya bagus untuk membantu pengrajin dalam memasarkan produknya. Semoga pilihan tempat juga bisa variatif, semisal sekarang di Balai Kartini, besok-besok di tempat yang lebih akomodatif untuk masyarakat kelas menengah ke bawah.

  6. Saya juga hadir dong di acara nya waktu itu.
    Kemaren belum sempet ke Balai Kartini ngeliat Pameran Kriya nya ,, huhuhu sedih.

    Semoga th besok bisa dateng deh. Pengen ama produk sepatunya loh haha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker