Ulasan

Membahas Keharmonisan Pasutri Bersama Dr. Indra NC Anwar

Beberapa waktu lalu saya Kembali mengikuti Kuliah WhatsApp atau kulwap bersama Makuku Family. Setelah sebelumnya saya mengikuti kulwap ini dengan tema Apa Saja Masalah Kesuburan Pada Pria, untuk pembahasan kulwap kali ini temanya adalah Masalah Seputar Rumah Tangga.

Jujur saja, kulwap kali ini sangat menarik karena sangat relate terhadap saya yang baru saja membangun rumah tangga, pada pertengahan tahun 2021. Karena banyak sekali tantangan dan ujian yang dihadapi Ketika kita berumah tangga. Apalagi saya yang rumah tangganya masih seumur jagung.

Keharmonisan Rumah Tangga Didapat Dengan Hubungan Intim

Membahas rumah tangga tidak terlepas dari pembahasan hubungan intim/seksual. Karena sejatinya keharmonisan rumah tangga bisa dibangun dari salah satu faktor yaitu terciptanya hubungan seksual yang harmonis dan memuaskan antara suami dan istri. Dari hubungan seksual yang harmonis dan rutin dilakukan atas persetujuan suami dan istri bisa memungkinkan untuk memiliki anak.

Namun, menurut Dr. Indra NC Anwar, Sp. Og sejatinya tujuan pernikahan atau perkawinan yang utama adalah untuk memenuhi kebutuhan biologis bagi kedua pasangan. Bukan semata untuk memiliki keturanan saja, pernyataan dari Dr. Indra NC Anwar, Sp ini sendiri adalah sebuah jawaban dari pertanyaan salah satu peserta KulWap.

Pertanyaan dari salah satu peserta adalah Bagaimana pendapat dokter mengenai children free? Seperti kita tahu belakangan ini banyak pembahasan tentang children free dan tentunya, banyak sekali pro kronta tentang children free ini. Dan saya tidak akan membahasnya lebih lanjut karena saya sekarang berada di posisi sebagai calon ayah hehe, yuk lanjut.

Hubungan Intim Sangat Penting Dilakukan Oleh Suami Istri

Hubungan seksual suami dan istri sangat penting adanya jika dilakukan rutin. Menurut Dr. Indra, tidak ada waktu yang menjadi patokan untuk berhubungan seksual, misalnya dalam kurun waktu satu minggu harus dilakukan berapa kali itu tentu tidak. Hubungan seksual yang rutin dan baik adalah hasil kesepakatan antara suami dan istri.

Dengan melakukan hubungan intim yang rutin bisa menjadi hiburan dan bisa juga mengurangi ketegangan-ketegangan yang ditimbulkan akibat masa pandemic ini. Seperti kita tahu bahwa masa pandemic ini bisa membawa stress bagi banyak orang yang aktivitasnya dibatasi karena untuk mencegah peredaran virus.

Jujur teman-teman, pernyataan Dr. Indra ini memang benar adanya dan saya pun merasakan demikian. Meskipun saya adalah orang baru di dunia rumah tangga, saya dan istri selalu rutin berhubungan yang mana hubungan kami dilakukan dengan kompromi dan menentukan waktu terlebih dahulu.

Selain itu juga, saya merasakan hubungan intim yang rutin memang benar bisa meredakan ketegangan dan stress. Selain itu juga semakin sering melakukan hubungan intim dapat membuahkan hasil yaitu keharmonisan dalam menjalani rumah tangga.

Untuk rutin dan mencapai kepuasan dalam berhubungan seksual tentunya ada beberapa faktor penentu. Seperti rajin berolahraga, olahraga selain menyehatkan badan dan memperkuat imun, rajin olahraga juga salah satu faktor penting untuk bisa memberikan kepuasan terhadap pasangan saat berhubungan.

Selain olahraga, asupan makan pun juga tak kalah penting, karena dengan menjaga asupan makanan dan rutin berolahraga, kita bisa menjaga keharmonisan dan mencapai kepuasan saat berhubungan intim dengan pasangan tentunya.

Dalam berhubungan seksual idelanya dilakukan dalam kurun waktu 3 sampai 4 kali dalam satu minggu untuk bisa medapatkan kehamilan. Karena jika dilakukan dengan rutin dan konsisten jika tidak menstruasi, 85% pasangan akan hamil dalam kurun waktu 12 bulan.

Yups menurut saya ini benar adanya, karena setelah menikah saya melakukan hubungan rutin dan alhasil istri langsung cepat mendapatkan kehamilan. Selain angka 85% pasangan akan hamil jika konsisten berhubungan 3 sampai 4 kali dalam seminggu, ada juga 5% pasangan yang rutin melakukan hubungan dan akan hamil dalam kurun waktu dua tahun.

Lalu menurut Dr. Indra NC Anwar, Sp. Og sendiri, jika pasangan belum mendapatkan kehamilan dalam kurun waktu satu sampai dua tahun tidak perlu khawatir, karena kehamilan itu tidak bisa dipercepat. Namun, jika sudah lebih dari dua tahun belum mendapatkan kehamilan, ada baiknya perlu diperika ke dokter kesuburan untuk mencari tahu kemungkinan penyebab belum bisa hamil.

Sekian dan terima kasih.

Dayu Anggoro

Assalamualaikum, hai hai saya Dayu Anggoro, seorang penyandang disabilitas yang memiliki hobi membaca novel, jalan-jalan, kulineran, dan menulis. Selamat menikmati artikel di blog ini, semoga bisa bermanfaat untuk kalian yang membacanya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button