Ulasan

Ingin Memiliki Kaki Palsu, Berikut Hal yang Wajib Kamu Tahu!

Assalamualaikum kawan, artikel saya kali ini akan membahas tentang hal yang wajib kalian tahu sebelum medapatkan kaki palsu. Artikel ini dibuat berdasarkan sumber dan pengalaman saya ketika hendak mendapatkan kaki palsu saat sesudah amputasi beberapa tahun yang lalu.

Kaki palsu atau yang sering disebut juga dengan prostesis atau prostetik adalah alat bantu gerak yang berfungsi untuk para pasien yang sudah diamputasi untuk memudahkan mereka dalam bergerak dan berjalan.

Prostesis bisa meniru gerak dan fungsi serta penampilan seperti kaki asli sebelum diamputasi, ya meskipun tidak 100% sama persis. Nah kawan, bagi kalian yang sudah atau akan melakukan tindakan amputasi karena memang kondisinya urgent, maka dari itu kaki palsu adalah salah satu opsi yang pertama dipikirkan untuk mengganti kaki yang sudah diamputasi.

Selanjutnya ya kawan, ada beberapa hal penting yang wajib kalian tahu dan wajib kalian pertimbangkan sebelum mendapatkan kaki palsu, dan berikut hal penting tersebut yang sangat wajib kalian tahu:

Mengetahui Kondisi Tubuh Setelah Amputasi

Phantom Pain Syndrome, Phantom Limb, Amputee, Amputasi, Kaki Palsu
Photo by: abangdayu.com

Memang kaki palsu adalah salah satu solusi alat bantu gerak untuk para pasien yang sudah diamputasi tetapi, tidak semua orang bisa mendapatkannya. Karena ada beberapa faktor dan kondisi yang sangat wajib diperhatikan dan didiskusikan dengan dokter ortopedi sebelum mendapatkan kaki palsu yang kalian inginkan, biasanya hal yang didiskusikan meliputi:

– Apakah ada jaringan lunak yang cukup untuk melindungi tulang yang tersisa bekas operasi amputasi?

– Rasa sakit yang dialami pasien seberapa besar

– Kondis kulit pada bagian yang diamputasi

– Apakah kaki yang lainnya dirasa sehat

– Tingkatan aktvitas sebelum diamputasi

– Tujuan mobilitas

Dan lain sebagainya.

Baca Juga Artikel Tentang Amputasi Lainnya:

Hal kedua yang harus diperhatikan adalah jenis amputasi apa yang kalian dapatkan, amputasi di atas lutut atau di bawah lutut. Biasanya untuk amputasi bawah lutut akan lebih mudah berjalan dengan kaki palsu dan melakukan pergerakan dibanding yang amputasi atas lutut. Saya sendiri mengalami amputasi atas lutut dari kecelakaan yang saya alami beberapa tahun yang lalu.

Memakai kaki palsu prostetik atas lutut butuh usaha dan tenaga yang ekstra karena persendian lutut yang sudah tidak ada. Ditambah saya harus menguatkan otot dari putung atau sisa kaki yang sudah diamputasi serta menguatkan otot kaki yang sehat lainnya untuk menopang tubuh.

Kaki Palsu Itu Custom

Phantom Pain Syndrome, Phantom Limb, Amputee, Amputasi, Kaki Palsu
Photo by: abangdayu.com

Karena alasannya pemasangan kaki palsu itu harus sesuai bentuk tubuh dan ukuran badan seseorang, ditambah ukuran sisa kaki amputasi yang berbeda-beda. Ada yang amputasi bawah lutut dan ada pula amputasi atas lutut. Maka dari itu pembuatan komponen kaki palsu custom menyesuaikan pasien yang akan menggunakannya.

Jadi tidak bisa asal dan sembarangan dalam memilih kaki palsu, karena harus disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya.

Proses Rehabilitasi Membutuhkan Waktu

Sebelum memilih komponen yang dibutuhkan, pengalaman saya mendapatkan kaki palsu pastinya melalui proses rehabilitasi dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Saat itu saya baru bisa memilih dan menyesuaikan serta belajar memakai kaki palsu setelah 3 bulan dari operasi amputasi. Kenapa 3 bulan? Karena hal ini dilakukan agar luka bekas jahitan amputasi benar-benar sembuh dan kulit mulai kuat untuk mulai memakai kaki palsu.

Proses rehabilitasi ini melibatkan dokter rehab, ahli terapi fisik, ahli terapi okupasi, fisioterapi agar perkembangan rehab sesuai dengan tujuan mobilitas kita ketika memakai kaki palsu.

Adaptasi yang Tidak Mudah

satu-tahun-pasca-amputasi

Belajar berjalan menggunakan alat bantu memerlukan adaptasi yang cukup panjang dan tidaklah mudah, pada masa awal sewaktu saya belajar latihan berjalan dengan menggunakan kaki buatan ini. Perlu beberapa bulan agar cara jalan saya normal dan tidak terlihat pincang. Pada masa awal belajar dan adaptasi pastinya mengalami berbagai macam masalah yang terjadi dan perlu bantuan dari tim prosthetis serta tim rehab. Masalah yang timbul pada masa awal adaptasi yang saya alami dan biasanya muncul pada pasien lain adalah:

– Keluarnya cairan karena kulitnya melenting akibat dari panas, karena memakai prostesis otomatis bagian putung kaki amputasi akan tertutup rapat.

– Sakit pada bagian selangkangan karena cara pemasangan yang belum benar ditambah cara berjalan yang masih pincang. Biasanya ini terjadi pada pasien amputasi atas lutut.

– Nyeri pada putung kaki yang bisa memengaruhi cara berjalan

Diatas adalah beberapa hal yang wajib kalian tahu sebelum memllih dan mendapatkan prostesis. Konsultasikan kepada dokter, dan sebagainya untuk memilih prostesis yang terbaik. Baik secara kualitas mau pun harga agar kalian bisa mendapatkan alat bantu gerak yang sesuai dengan kebutuhan kalian

Sumber inspirasi artikel:

  1. Pengalaman Pribadi
  2. Klik di sini

Terima kasih

Dayu Anggoro

Penyandang disabilitas yang hobi jalan dan kulineran. (Follow IG & twitter @abangdayu- email dayuag16@gmail.com)

Related Articles

52 Comments

  1. Sebagai orang yg awam soal hal ini, izin mau tanya ya..
    Apa dengan memakai prosthesis yg custom, bisa memudahkan penyintas buat beraktifitas seperti sedia kala, terutama saat menaiki kendaraan spt motor, dll ?..

    Btw, nice info!

    1. Bisa memudahkan ko, dengan syarat rehab dan latihan yang diawasi dengan ketat dari dokter dll. Sekarang gue dah bisa beraktivitas normal naik turun tangga, naek motor walau masih dibonceng hahaha.

  2. Ternyata banyak prosedurnya untuk mendapatkan kaki palsu ya day, tapi memang nggak bisa sembarangan sih ya, apalagi itu nempel di tubuh kita. Penting banget nih artikelnya, biar nggak sembarangan.

    Masya Alloh salut banget sama perjuangan Dayu

  3. Informasi dan sharing pengalaman yang sangat berguna juga bermanfaat sekali. Dapat menjadi rujukan, gambaran serta wawasan bagi mereka yang membutuhkannya.
    Saya salut dan kagum sekali dengan bang Dayu yang tegar, sabar juga sekokoh baja perjuangannya dalam melewati segala babak dalam bagian kehidupannya.
    Semoga sukses selalu ya, sehat wal’afiat serta dimudahkan dan lancarkan setiap urusannya.
    Terimakasih sudah berbagi.

  4. Tulsian yang bagus mas dayu. Tentu saja ini sangat bermanfaat bagi teman-teman disabilitas yang ingin menggunakan kaki palsu.

    Tetap semangat untuk terus beradaptasi dan bisa beraktivitas dengan nyaman.

    Makasih mas dayu 😀

  5. TUlisannya sangat mengispirasi sekali Broo, ini penting sekali buat terhadap teman teman penyandang disabilitas, khususnya yang memerlukan kaki palsu, yang mana terkadang mereka tidak punya banyak akses informasi.

  6. Ternyata tak semua orang yang diamputasi kakinya yang bisa langsung menggantinya dengan prosthesis. Ada beberapa kondisi yang harus dipertimbangkan. Kalaupun kondisinya memungkinkan, butuh waktu juga untuk rehabilitasi sebelum memasang kaki palsu (prosthesis)

  7. Kalau tangan rasanya jarang ada yang pakai tangan palsu. Antara kasus amputasi tangan itu jarang, atau tangan palsu sulit sekali menggantikan fungsi tangan yg lebih banyak motorik halus

  8. Aku baru tau kalo misal mau memilih kaki palsu itu mesti banyak banget pertimbangan serta syarat dan lain-lain nya. Semangat terus Dayuuuuuuu

  9. Tulisan yang sangat berguna dan bermanfaat terutama bagi mereka yang sedang mencari informasi terkait kaki palsu. Saya baru tau terkait cairan yang keluar ketika pemasangan kaki palsu itu, apakah itu karena penyesuaian saja? Untuk kemudian ketika sudah terbiasa tidak ada cairan lagi

  10. Ternyata banyak ya syarat dan ketentuan dalam memakai kaki palsu. Btw bang day untuk kaki palsu gitu apakah ada batas waktu pakai ya? Misal perhari maksimal berapa jam? Dan bisa dipakai berapa tahun apakah tiap berapa tahun sekali kudu ganti?

    1. Waktu batas pakai si sebenernya gak ada, cuma kalo gw maksimal 8 – 10 jam karena aktivitas sehari-hari yang terlampau banyak wkwk. Untuk tahun kalo produk yg gw pake bisa 20 – 25 tahun tergantung perawatan dan pemakaian.

  11. Aku baru tau ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan kaki palsu ini. Kemarin sempet mikir dan penasaran juga sih, itu gimana masangnya, gimana cara menggunakannya. dan sekarang terjawab sudah. Pasti artikel ini bermanfaat sekali untuk teman-teman yang membutuhkan. Aku jd semakin paha. Makasih artikelnya bang dayu. Makasih juga untuk yang sudah menciptakan kaki palsu ini. Tetap semangat bang Dayuu

  12. Masya allah Bang Dayu. Salut atuh atas tulisan ini – untuk membagikan pengalaman berharga mengenai ‘ kaki palsu ‘, pastinya akan dangat berguna untuk yang membutuhkan. Btw, poenteun mau tanya. Untuk berapa lama pemakaian tsb? Maksudnya ada ndak batas waktu utk ganti baru, misalnya?

  13. Baca detail, aku ikut linu bang, jadi ingat juga bapak mertua adikku yang pake kaki palsu dari atas lutut malah, karena kena bom saat tugas dulu. Beliau lincah banget bang yang aku kenal, nyetir perjalanan jauh ya ayuk aja…pun tongkat selalu standbye juga dikursi belakangnya. Nah kata adikku klo dalam rumah di lepas. Sehat selalu

  14. Terima kasih sharingnya bang Dayu, ini informasi yang penting buat rekan-rekan yang membutuhkan. Saya sampai share di fb dan twitter.

  15. Dayu hebat, euy bisa berbagi cerita padahal kalau orang lain akan memendam semua itu, malu dan bahkan frustasi

    kalau Dayu malah dibuat sharing pengalaman ini, sehingga bisa berguna buat banyak orang barakallah

  16. Iya bener kak, karena selama saya pake kaki palsu itu semuanya harus dikonsul betul-betul karena ini nempel di badan dan ngaruh ke kenyamanan. Semangat juga ya Kak.

  17. Artikel yg sangat bermanfaat dan informatif
    Jadi punya plann/perencanaan yg tepat sebelum memutuskan untuk menggunakan kaki palsu karena ada beberapa tahapan yg harus dilakukan. Yg setidaknya bisa membantu aktivitas dlm penggunaan alat bantu tsb
    Semangaat ya ka’..keren banget semoga artikel2nya bisa menjadi inspirasi

  18. Ternyata prosesnya panjang juga ya, Mas. Terima kasih sudah berbagi. Kalau penguatan otot yang sempat disebut di bagian awal, ini pelaksanaannya termasuk dalam rehabilitasi yang diceritakan pada bagian berikutnya ya, Mas?

    1. Iya betul prosesnya panjang Mba, Ya Mbak termasuk dalam tahap rehabilitasi karena untuk menggerakan kaki palsu butuh otot yang kuat. Apalagi selama proses amputasi dan rehab, sederhananya otot kita tuh jarang banget dipakai bahkan gak dipakai sama sekali.

  19. Mas Dayu, tulisannya bermanfaat banget, bukan cuma untuk yang mungkin membutuhkan prostetik, tapi juga untuk orang2 yang masih awam tentang ini.

    Setelah aku bayangin, iya sih kalo amputasinya di bawah lutut, harusnya masih mudah untuk memakai ini buat melangkah yaaa, dibanding yang di atas lutut.

    Kebayang latihan yang dilakukan untuk menguatkan otot kaki mas. Awal2 pasti terasa berat. Tapi kalo ga putus asa, dan trus mencoba, lama kelamaan jadi terbiasa Yaa..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker